Mahasiswa Program Studi Sejarah Peradaban Islam (SPI) dan Ilmu Perpustakaan dan Informasi Islam (IPII) UIN Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung melaksanakan kunjungan akademik ke Perpustakaan Proklamator Bung Karno, Blitar, pada tanggal 22–25 Juni 2026. Kegiatan ini merupakan bagian dari pelaksanaan tugas Mata Kuliah Filologi yang diampu oleh Nurul Baiti Rohmah. Selama kunjungan, mahasiswa melakukan penelusuran dan kajian awal terhadap koleksi manuskrip yang tersimpan di Ruang Koleksi Langka Perpustakaan Proklamator Bung Karno dengan didampingi Eka Urwanto selalu penanggung jawab Ruang Koleksi Langka sekaligus Kepala Sub Bagian Tata Usaha. Adapun empat manuskrip beraksara Jawa yang menjadi objek kajian dalam kegiatan ini meliputi Serat Damarwulan, Serat Wiwoho Jarwo, Serat Purwokondho, dan Serat Gerong. Keempat naskah tersebut dipilih karena memiliki nilai historis, budaya, dan sastra yang dapat dijadikan sebagai sumber kajian filologi. Kegiatan penelusuran manuskrip ini memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk mengenal secara langsung karakteristik naskah kuno, mulai dari aspek fisik, aksara, bahasa, hingga kandungan nilai-nilai yang tersimpan di dalamnya. Pengalaman tersebut menjadi bekal penting dalam memahami metode penelitian filologi yang menekankan kajian terhadap naskah sebagai sumber primer dalam mengungkap sejarah dan perkembangan kebudayaan.

Menurut dosen pengampu Mata Kuliah Filologi, Nurul Baiti Rohmah, kegiatan lapangan semacam ini menjadi sarana pembelajaran yang efektif karena mahasiswa tidak hanya mempelajari teori di ruang kelas, tetapi juga memperoleh pengalaman langsung dalam mengamati dan mengkaji manuskrip sebagai warisan intelektual bangsa. Melalui kunjungan akademik ini, mahasiswa diharapkan mampu memperluas wawasan mengenai pentingnya pelestarian manuskrip sebagai bagian dari khazanah budaya Indonesia. Selain itu, mahasiswa juga dapat memahami bahwa nilai-nilai yang terkandung dalam manuskrip kuno, seperti kebijaksanaan, etika, kepemimpinan, serta kehidupan sosial masyarakat, masih relevan dengan kehidupan masa kini dan dapat menjadi sumber pembelajaran bagi generasi masa depan.

Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk implementasi pembelajaran berbasis pengalaman yang mendukung penguatan kompetensi akademik mahasiswa, khususnya dalam bidang filologi, sejarah, dan ilmu perpustakaan. Diharapkan, pengalaman yang diperoleh selama kunjungan dapat menjadi bekal dalam mengembangkan penelitian akademik sekaligus menumbuhkan kepedulian terhadap upaya pelestarian warisan dokumenter bangsa.***
